Contoh Review Jurnal Internasional atau Artikel Ilmiah Internasional

Daftar Isi [Tampil]
review jurnal internasional


Dalam rangka berbagi, kali ini Kuskus Pintar sedikit membuka folder tugas kuliah yang lama. Sayang banget sih terkurung di dalam folder laptop saja. Nah, beruntungnya kamu yang kebingungan mencari contoh review jurnal internasional atau artikel ilmiah internasional, bertemu dengan blog ini.

Contoh tugas review jurnal internasional ini saya ambil dari tugas kuliah saya pada Kelas Resiko dan Pengendalian Sistem Informasi Berbasis Komputer Jurusan Akuntansi Konsentrasi Sistem Informasi Akuntansi dengan dosen pengampu XXX (Eiiit gak boleh disebut dong hehe).

Yuklah, sobat boleh simak contoh reviewnya di bawah ini. Selamat membaca, semoga gak pusing deh. Kalo pusing, ya tanggung sendiri wkwkwk.


 Review Jurnal Internasional atau Artikel Ilmiah Internasional


Berikut contoh hasil review jurnal internasional yang pernah saya buat saat duduk di bangku kuliah di Jurusan Akuntansi Konsentrasi Sistem Informasi Akuntansi.

A. Identitas Artikel

Judul            : Management Accounting Research in The Lab – Method and Applications

Penulis         : Robert Obermaier • Felix Muller

Tahun     : 2008

Nama Jurnal : Zeitschrift fur Planung & Unternehmenssteuerung

Volume     : 19

Halaman     : 325–351

Instansi Penulis : University of Regensburg, Universitatsstraße 31, 93053 Regensburg, Germany


B. Latar Belakang

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Heinen dalam mengamati metode penelitian empiris. Sekitar 30 tahun yang lalu, metode penelitian tersebut dianggap sebagai bentuk penyelidikan “tradisional” dalam komunitas riset bisnis berbahasa jerman. Dalam penelitian lapangan, perlunya landasan empiris sedangkan secara tradisional mereka belum menetapkan proses ilmiahnya.

Mengenai terminologi yang digunakan dalam makalah ini dan keterbatasan karena masalah terminologis, harus dikatakan bahwa meskipun berasal dari Amerika Serikat, istilah "mengendalikan" belum ditetapkan secara internasional sebagai nama umum untuk bidang belajar dalam pertanyaan. Meskipun konsep “mengendalikan” disebut juga dengan istilah "akuntansi manajemen", yang telah menemukan adopsi yang lebih luas secara internasional, tidak sepenuhnya sesuai dengan konsep "mengendalikan". Penelitian ini memperlakukan kedua istilah secara sinonim (lihat juga Wagenhofer 2006, hal. 2; Weber dan Schaffer 2006, hal. 25), hanya untuk memungkinkan analisis dari badan sastra yang lebih besar, berorientasi internasional.


C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan, yaitu:

  1. Meringkas keadaan saat ini seni penelitian akuntansi manajemen empiris, menggunakan "tema" dan "metode" sebagai dimensi untuk meta-analisis ulasan yang ada, berfokus pada penggunaan eksperimen dalam penelitian akuntansi manajemen.
  2. Menggambarkan metode eksperimen, prasyarat dan prinsip desainnya; perlu dilakukan langkah ini, karena kurangnya penelitian eksperimental dalam komunitas akuntansi manajemen berbahasa Jerman mungkin karena kurangnya pengetahuan atas nama para peneliti.
  3. Menganalisis badan literatur yang ada dari penelitian akuntansi manajemen eksperimental internasional dan pengembangan implikasi untuk masa depan penelitian eksperimental.


D. Pembahasan

1. Metode Penelitian Akuntansi Manajemen
Dalam penelitian ini ada dua pengelompokan yaitu penelitian dengan metode analisis (a) dan metode empiris (b, c, d, e, f). Berikut ini pengelompokan metode penelitiannya:
a. Analitis (Kerangka konseptual dan formal)
b. Eksperimen (Percobaan)
c. Penelitian lapangan (Studi kasus/studi lapangan)
d. Survei
e. Arsip
f. Penelitian Tindakan

Adapun analisis dari ke-enam metode tersebut dilakukan pada enam penelitian berikut ini:
  • Klemstine and Maher (1984) sebagian besar menggunakan metode penelitian analitis sebesar 51 persen.
  • Shields (1997) sebagian menggunakan metode penelitian analitis sebesar 32 persen, 14 persen eksperimen, dan 18 survei.
  • Scapens and Bromwich (2001) menggunakan penelitian lapangan sebanyak 37 persen dan 25 analitis.
  • Binder and Schaffer (2005) sebanyak 78 persen penelitian analitis.
  • Wagenhofer (2006) sebanyak 85 persen penelitian analitis.
  • Hesford et al. (2007)  sebagian menggunakan metode penelitian analitis sebesar 38 persen, 19 persen penelitian lapangan, 16 survei, dan 13 eksperimen.

2. Gambaran Metode Eksperimen Akuntansi Manajemen
Dalam penelitian ini dijabarkan ada beberapa faktor yang menjadi variabel dependen dan variabel independen. 

3. Analisa penelitian eksperimen Akuntansi Manajemen berdasarkan literatur
Subjek penelitian eksperimen, sebagian besar menggunakan “Mahasiswa” yakni sebanyak 80% mahasiswa pascasarjana dengan lebih dari satu tahun pengalaman profesional yang diklasifikasikan sebagai “praktisi”.

Desain eksperimen yang paling sering digunakan adalah faktorial, dengan menggunakan variabel independen dari kelompok yang berbeda seperti penyediaan informasi dan gaya kognitif atau skema insentif dan petunjuk. Hampir 50% dari percobaan memberikan insentif bagi para peserta percobaan agar dapat memperoleh hasil yang realistis atas perilaku subjek selama percobaan. Insentif diberikan biasanya proporsional dengan hasil prestasi subjek selama eksperimen.

E. Kesimpulan

Penelitian ini menyajikan keadaan secara empiris mengenai manajemen akuntansi khususnya eksperimen berdasarkan meta-analisis dari kedua kelompok yaitu Penelitian di Jerman dan kontribusi penelitian internasional. Sehubungan dengan metode yang digunakan, ada perbedaan yang kontras antara kelompok-kelompok yang ada. Penelitian eksperimen tampaknya sangat populer di sampel internasional, sedangkan penelitian Jerman hampir tidak ada bukti penelitian akuntansi manajemen yang melakukan eksperimen untuk mendapatkan publikasi. 


Nah, begitulah contoh review jurnal internasional yang saya buat. Sebenarnya sederhana saja, kamu perlu mencantumkan pembuka - isi - penutup. Format yang umum sekali tetapi memang begitulah intinya. Pada Pembuka bisa diisi dengan identitas jurnal atau artikel, kemudian diikuti latar belakang sebagai awal dari pembahasan.

Lalu, kamu bisa bahas isi yakni pembahasan dari penelitian di dalam jurnal internasional tersebut. Terakhir, tentu saja penutup yakni kesimpulan yang perlu ditarik. Baiklah sekian artikel pada kesempatan kali ini, semoga saja bermanfaat.

Yuk baca juga artikel ini, mungkin kamu tertarih:


Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Previous Post Next Post