20+ Pertanyaan tentang Karya Ilmiah dan Jawabannya

Pertanyaan tentang Karya Ilmiah


Ketika kita menjadi seorang siswa atau mahasiswa pasti akan sering menemui istilah karya ilmiah. Apakah kamu sudah mengerti mengenai karya ilmiah ? Jika belum mari simak 20+ pertanyaan tentang karya ilmiah berikut ini.


20+ pertanyaan tentang karya ilmiah



1. Karya Ilmiah itu Apa kak ?

Jawaban:

Karya ilmiah adalah sebuah tulisan yang berdasarkan fakta atau sesuai kenyataan. Dikatakan ilmiah karena ditulis berdasarkan ilmu pengetahuan yang ada dan didukung dengan data yang jelas. Tulisan ilmiah bukan jenis tulisan fiksi yang berasal dari imajinasi si penulis. Tetapi lebih bersifat non-fiksi.


2. Karya Tulis Ilmiah sama Karya Ilmiah itu Bedakah ?

Jawaban:

Sama saja. Hanya saja kita lebih umum mengenal Karya Tulis Ilmiah (KTI) ketimbang menyebutnya karya ilmiah saja. Penyebutan yang lengkap dan benar adalah Karya Tulis Ilmiah. Artinya karya tersebut ditulis dengan mengandung unsur yang ilmiah. Sedangkan karya ilmiah lebih menyebutkan pada produk ilmiah itu sendiri seperti esai, research paper, makalah dan lain-lain. Esai merupakan produk karya ilmiah.

Menurut peraturan dari Kepala LIPI No. 04/E/2012 tentang Pedoman Karya Tulis Ilmiah, menyebutkan bahwa KTI adalah tulisan hasil tinjauan, review/ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang ditulis oleh perseorang atau kelompok berdasarkan unsur-unsur yang ilmiah.

3. Apa saja kak Ciri-ciri dari Karya Tulis Ilmiah ?

Pertanyaan tentang karya ilmiah ketiga berkaitan dengan ciri-ciri dari Karya Tulis Ilmiah. Menurut Modul Pelatihan Teknis Penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang diterbitkan oleh Kemdikbud, Sardy S. menyebutkan bahwa tulisan yang memiliki ciri-ciri ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Tulisan menyajikan fakta atau fenomena yang secara nyata pernah terjadi (sesuai kenyataan).
  • Tulisan bersifat orisinal bukan hasil plagiat (mengambil karya orang lain), kreatif, dan handal.
  • Ditulis sesuai metode ilmiah yang ada berdasarkan disiplin ilmu masing-masing baik sains atau sosial.
  • Bisa diuji hasil tulisan tersebut.
  • Ada yang dihasilkan baik produk temuan, model, koreksi baru, teori dan lain sebagainya.
  • Bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

4. Bagaimana Cara Memilih Partner Team untuk Ikut Lomba Karya Ilmiah kak ?

Kalau saya selama ini memilih partner team itu berdasarkan kedekatan saya dengan dia. Kebanyakan orang-orang yang saya ajak ikut lomba adalah teman dekat saja atau paling tidak teman satu organisasi dengan saya.

Sebenarnya dalam memilih partner team ini, kamu ada dua pilihan yakni pilih yang dekat secara personal atau pilih mereka yang memang profesional.

Kedekatan secara personal atau dia yang profesional ? Dua hal yang berbeda, tambah bagus jika teman dekatmu itu adalah dia yang sudah profesional. Tetapi, rasanya sulit mencari yang demikian ehehe. Nah, kalau saya lebih memilih berdasarkan kedekatan karena mereka yang sudah dekat dengan saya biasanya akan mudah nyambung kalau diajak ngobrol serta bisa meminimalisir konflik. Kan temen sendiri, sudah saling memahami karakter masing-masing. Sisanya kita belajar bareng!

Baca juga pertanyaan tentang karya ilmiah khusus esai disini:


5. Apa bedanya Karya Ilmiah Cabang Sains dengan yang Sosial ?

Pertanyaan tentang karya ilmiah selanjutnya membahas perbedaan antara karya ilmiah cabang sains dan cabang sosial. Ada banyak banget sih ya bedanya. Kalau di sains atau ilmu alam, objek penelitiannya itu lebih ke eksperimen pada suatu bahan atau membuat alat dan produk. Sedangkan ilmu sosial membahas seputar fenomena yang terjadi pada manusia seperti kemiskinan, konflik antar individu, budaya, tradisi, dan lain sebagainya.

Kemudian, kalau di ilmu sains tata penulisan karya ilmiahnya membutuhkan beberapa alat dan prosedur. Sedangkan, ilmu sosial tidak membutuhkan itu.

6. Cara Membuat Karya Ilmiah itu Gimana Kak yah ?

Selanjutnya, pertanyaan tentang karya ilmiah nomor 6. " Cara membuat karya ilmiah itu gimana kak yah?"  Gampang kok. Jangan berpikir sulit, eh emang siapa yang mikir demikian ehehe. Secara umum karya ilmiah itu ditulis dengan struktur Pembuka-Isi-Penutup.

Kompleksnya Karya Tulis Ilmiah yang biasa dilombakan terdiri dari beberapa BAB yaitu:

Pertanyaan tentang karya ilmiah
Bisa dilihat pada gambar, lengkapnya struktur dari Karya Tulis Ilmiah yang bisa kamu ikuti. Kelihatan enggak ? Coba di zoom kalau enggak kelihatan.

7. Hipotesis itu apaan ya kak ?

Ketika menjawab pertanyaan tentang karya ilmiah ini, kamu harus tau apa itu hipotesis. Sederhananya, hipotesis adalah jawaban sementara (praduga) dari hasil kajian teori yang masih perlu dibukti kebenarannya dengan melakukan penelitian lebih lanjut. Ada beberapa penelitian yang tidak memerlukan hipotesis, apalagi penelitian yang sekedar menganalisis fenomena saja seperti banyak dilakukan oleh penelitian sosial.

Hipotesis umumnya dilakukan oleh mereka yang berada di rumpun ilmu alam, biasanya butuh dugaan sementara sebelum membuktikan kebenaran dari dugaan tersebut melalui penelitian yang dilakukan.

8. Bagaimana agar Saya Tidak Gugup Saat Presentasi Karya Tulis Ilmiah ?

Kamu bisa mempelajari cara presentasi yang baik itu dari beberapa orang yang pernah menjuarai lomba. Ada beberapa contoh presentasi yang ada Youtube, coba deh main-main ke kolom search untuk mencari contoh presentasi sang juara.

Kalau saya sendiri punya tips unik untuk mengatasi gugup yakni dengan terapi tertawa. Nah, jadi ketika kami satu tim sebelum tampil cerita lucu dulu atau enggak nonton video lucu. Sedikit demi sedikit terminimalisir rasa gugupnya.

Selain itu, tanamkan dalam hati kamu untuk berpikir positif. Mereka yang mendengarkan juga manusia biasa, yuk jangan gugup. Siapkan hal yang terbaik untuk tampil nantinya.

9. Saya lolos ke babak final presentasi karya ilmiah, apa yang harus saya lakukan?

Pertama, bersyukur. Suatu keajaiban bukan ? Apalagi ajang perlombaan yang kamu ikuti adalah tingkat nasional. Kamu bersaing dengan seluruh siswa atau mahasiswa di seluruh tanah air! Wow, banget. Maka, bersyukurlah ketika hasil pengumuman lomba kamu lulus ke babak final untuk mempresentasikan karya langsung ke hadapan juri.

Kedua, persiapkan desain PPT. Biasanya ketika mengikuti lomba karya tulis ilmiah, maka kamu dipinta untuk mempresentasikan karyamu langsung di hadapan juri. Maka, kamu perlu yang namanya Power Point atau PPT. Siapkan dengan sebagus mungkin untuk desain PPT-mu, jangan biarkan audiens berpaling ke lain hati *eh.

Ketiga, perbaiki kembali naskah KTI kamu sob. Iya, biasanya nanti ada pengumpulan karya yang sudah diperbaiki. Karya hasil revisi tersebutlah yang nantinya akan ikut dinilai bersamaan saat kamu tampil.

Keempat, siapkan fasilitas pendukung. Karya ilmiah kamu berupa produk ? Hasil penelitian ? Bawa saja di hadapan juri. Tambah cakep ketika kamu bikin poster sebagai fasilitas pendukung. Dan banyak lagi.

10. Juri Biasanya Suka Nanya Apa ya Kak ?

Hahaha, juri itu bentukan manusia yang paling unik. Betapa tidak, pertanyaannya itu bisa gak kepikiran. Eitt tenang, jangan takut di sini saya akan membocorkan sedikit beberapa pertanyaan yang suka ditanyakan oleh juri.
  • Apa latar belakang penelitian kamu?
  • Suka menanyakan terkait sampel dan teknik pengambilan sampel juga lho.
  • Juri suka menanyakan ketidakkosistenan dalam penyampaian! Nah, perhatikan kembali isi KTI kamu ya sobat. Kadang apa yang kita tulis di BAB 1 dan BAB lainnya suka berbeda, usahakan konsisten dalam menuturkan argumen atau data.
  • Juri tertarik dengan penyajian secara visual. Kalau ada yang ia bingung pasti bakal ditanyain. Oleh karena itu, kamu harus paham apa yang kamu sajikan di dalam gambar, grafik, tabel, ilustrasi, dan lain-lain.
  • Hal mendasar, juri suka bertanya alasan kenapa kamu mau mengangkat topik itu. Alasan ini berkaitan dengan latar belakang dari penelitian kamu sobat.
  • Juri juga suka bertanya tentang manfaat dari penelitian yang kamu lakukan.
  • Bertanya tentang hasil dari penelitian.
  • Dan banyak hal terkait pembahasan di BAB 4 Karya Tulis Ilmiah kamu juga.

Pertanyaan tentang Karya Ilmiah



Wah, sudah ada 10 pertanyaan tentang karya ilmiah dan jawabannya! Masih mau lanjut ? Let's go dear.

11. Bagaimana Memupuk Rasa Semangat untuk Ikut Lomba ?

Pertanyaan klasik yang sudah ada dari dahulu, apalagi kalau bukan cara biar semangat. Sinonim lainnya, "Bagaimana cara biar enggak males?" Dan sejenisnya.

Cara agar selalu semangat setiap orang pasti punya versinya masing-masing. Kalau saya pribadi, memang menyukai sebuah tantangan. Sekali gak lolos, coba lagi. Gak lolos, coba lagi. Biar semangat itu tetap ada, tetapkan tujuanmu itu apa. Apa yang memotivasimu itulah alasan kenapa kamu harus semangat.

12. Boleh Minta Tips Biar Karya Ilmiah Kita Disukai Juri Kak ?

"Boleh minta tips biar karya ilmiah kita disukai juri dong kak." Sebuah permintaan sekaligus pertanyaan tentang karya ilmiah ini sering dilontarkan kala seseorang berhasil menang di suatu ajang lomba. Saya juga bakal menanyakan hal ini sebagai basa-basi kepada senior saya dulu. Beberapa kali memenangkan lomba, akhirnya saya paham konsep agar KTI kita disukai oleh juri.

Kamu juga bisa baca karya ilmiah saya yang berupa artikel ilmiah ini, pernah menang lomba menulis. Baca di sini:


Coba teman-teman pelajari cara membuat hati juri jatuh cinta dengan karya sobat. Salah satu caranya adalah dengan melengkapi tulisan dengan ilustrasi atau gambar yang menarik. Usahakan ide sobat ditulis selengkap mungkin. Juri suka tulisan yang gak nanggung alias luengkapp.

13. Kapan Saatnya Kita Menggunakan Analisis Data Kualitatif dan Analisis Data Kuantitatif ?

Kedua hal tersebut masuk sebagai analisis data yang akan ditulis di BAB 3 Metode Penelitian. Biasanya pada KTI, untuk analisis data kualitatif itu digunakan saat penelitian sobat berjenis penelitian deskriptif atau eksplorasi. Penelitian ini identik dengan jenis tulisan yang menggambarkan suatu masalah atau fenomena. Di mana saat menganalisis tidak membutuhkan alat instrumen statisti atau angka.

Sedangkan analisis data kuantitatif itu kebalikannya. Objek yang sobat teliti merupakan jenis penelitian yang mana datanya perlu dianalisis dengan alat instrumen statistik atau disajikan dengan angka.

14. Apakah Boleh Kita Melakukan Penelitian yang Sudah Ada ?

Ini merupakan pertanyaan tentang etika karya ilmiah. Apakah boleh kita meneliti sedangkan hal itu sudah diteliti oleh orang lain ? Selagi tidak copy paste dan punya bagian pembeda, itu sah-sah saja dilakukan.

Misal sudah umum cara membuat pempek dari ikan, kamu coba teliti untuk membuat pempek dari cumi. Misalnya saja itu lho hehe.

15. Bagaimana Cara Memperoleh Ide Tulisan Kak ?

Ide tulisan bisa diperoleh dari mana saja. Bisa dimulai dengan memperhatikan lingkungan sekitar, berdiskusi dengan teman, membaca referensi tulisan terkait, dan banyak lagi.

Intinya kalau di dunia ilmiah ini, kamu kudu jadi orang yang "Kepo" punya rasa ingin tahu yang tinggu.

16. Apakah Skripsi Juga Karya Ilmiah ?

Ouh tentu sobatku. Skripsi juga termasuk ke dalam bentuk karya ilmiah. Karya yang ditulis dengan mengedepankan aspek ilmiah, nyata, benar adanya, dan bisa diverifikasi hasil penelitiannya.

Struktur tulisan skripsi juga tidak jauh beda dengan struktur pada lomba KTI. Ada pendahuluan, kajian teori, metode penelitian, pembahasan, hingga penutup.

17. Apakah Ada Maksimal dalam Mencantumkan Sumber atau Referensi ?

Tidak ada. Selagi menurut pedoman lomba tidak membatasi jumlah sumber, kamu bisa mencantumkan berapapun sumber terkait tulisanmu. Lain hal jika ada batasan maksimal, kamu harus mengikutinya.

18. Sumber atau Referensi yang Bagus itu Seperti Apa kak ?

Sumber atau referensi yang bagus itu adalah  sumber yang bukan berasal dari blog-blog opini. Apa saja yang mencirikan blog opini atau blog personal ? Biasanya akan diakhiri dengan .blogspot.com atau .wordpress.com. Selain itu, ada juga yang tidak ada akhiran kedua tersebut, misalnya langsung namaweb.com. Walaupun demikian kamu harus pintar jika mengambil sumber dari website tertentu, pastikan tempat yang sobat ambil sebagai rujukan adalah website resmi.

Website resmi ini seperti BPS, website kementrian, website riset ilmiah, world bank, dan banyak lagi.

19. Apakah Boleh Satu Tulisan Karya Ilmiah dilombakan ke Banyak Tempat ?

Sebenanrnya selagi karya yang kamu lombakan belum pernah menjuarai di suatu tempat lomba, itu tidak apa-apa untuk dilombakan lagi. Jika karya kamu pernah menang lomba dan ingin dilombakan lagi juga boleh, asalkan isi atau konten sudah dirubah.

Misalnya, karya pertama diisi dengan konsep aplikasi pencatatan kas dan karya tersebut juara 1. Kemudian, ingin dilombakan lagi maka di karya kedua ini bukan lagi sekadar konsep tetapi sudah perancangan aplikasi hingga bisa digunakan.

20. Dimana Saya Bisa Menemukan Jurnal Ilmiah yang Bagus untuk Referensi ?

Nah, nomor 20 ini merupakan pertanyaan tentang jurnal ilmiah. Tempat mencari referensi berupa jurnal ilmiah.

Kamu mau mencari jurnal ilmiah ? Berikut website yang bisa kamu gunakan:

  • Perpusnas (e-resources.perpusnas.go.id)
  • Scholar Google (scholar.google.co.id)
  • Microsoft Academic (academic.microsoft.com)
  • Directory of Open Access Journals (doaj.org)
  • Academia (academia.edu)
  • Jurnal Online LIPI (jurnal.lipi.go.id)
  • sciencedirect.com
  • doaj.org
  • dan masih banyak lagi


20+ Bagaimana cara mencari sebuah permasalahan ?

Gampang, kamu tinggal tabok aja orang yang gak dikenal dah auto muncul masalah wkwk
Tapi, pasti bukan itu yang dimaksudkan. Masalah yang di sini merupakan masalah dalam karya ilmiah.

Permasalahan itu diperoleh dari adanya perbedaan atau gap antara harapan dan kenyataan, antara teori dan praktik, atau antara yang seharusnya terjadi dengan yang riil terjadi.

Kamu cinta dia tapi dia gak cinta kamu, fix itu masalah gaes. Itu analogi sederhana saja.

Ada tiga ciri-ciri dari masalah untuk diangkat sebagai topik di karya tulis ilmiah, yaitu:
  1. Masalah harus ada batasan atau ruang lingkup yang jelas, gak lebar sana sini. Masalah tersebut harus ada batasan agar pembahasan KTI kamu bisa fokus dan gak ngalur ngidul kesana kemari.
  2. Masalah tersebut harus bersifat feasible. Artinya masalah tersebut bisa dicari solusinya.
  3. Masalah tersebut ketika diperoleh jawabannya haruslah yang bermanfaat dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu dan sebagai pemecah masalah dalam kehidupan.

Baiklah sudah ada 20+ pertanyaan tentang karya ilmiah di atas, mimin undur diri. Semoga bermanfaat. Suatu saat akan di update lagi jika ada tambahan pertanyaan lebih lanjut. Sekian dan terima kasih.



5 Comments

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

  1. Terimakasih kak, sangat mencerahkan..
    suskses selalu buat karyanya..

    ReplyDelete
  2. Ahahaha.. cara mencari masalah yang sangat mudah tuh Mbak, tinggal tabokin aja anak orang. 🤣


    Btw ilmunya mantap Mbak.
    Sukses terus ya Mbak. 😊

    ReplyDelete
  3. Jadi teringat pas sedang kuliah dulu. Pernah mengirim tulisan ke lomba essay walau nggak menang tapi rasanya sedang dapat setifikat dari luar negeri walau nggak menang.

    ReplyDelete
  4. Aaaa. Akhirnya ketemu juga yang aku cari-cari.. Pertanyaan terakhir relate banget sama aku.. Paling lama pasti nyari masalahnyaa. abis ketemu masalahnya, lancar dehh alhamdulillah

    ReplyDelete
  5. Yang mau buat karya ilmiah. Tulisan ini kudu wajib dibaca dulu. Biar paham dan g baper. Machrup-bambuberacun blogspot

    ReplyDelete

Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Previous Post Next Post