Perbedaan Bangun Datar dan Bangun Ruang

Daftar isi [Tampil]
perbedaan bangun datar dan bangun ruang
Perbedaan Bangun Datar dan Bangun Ruang

Dalam matematika, ada dua jenis bangun yang perlu diketahui, yaitu bangun datar dan bangun ruang. Apakah kamu sudah tahu perbedaan bangun datar dan bangun ruang? Belum ya? Tenang saja sobat karena Kuskus Pintar akan membahasnya.

Keduanya tentu berbeda dan sudah dipelajari saat duduk di bangku sekolah dasar. 

Namun hingga kini, masih ada sebagian yang belum mengetahui mana bangun datar dan mana bangun ruang. Manusia memang tempatnya salah dan lupa. Tidak mengapa dan perlu diulas kembali agar dapat mengingatnya.

Untuk kamu yang masih di sekolah dasar dan baru ingin mempelajari bangun datar dan bangun ruang, selamat datang. Kamu coba simak baik-baik pembahasan materi berikut supaya paham dan tertancap mantap di dalam ingatan.

Perbedaan Bangun Datar dan Bangun Ruang

Secara sekilas memang mirip antara bangun datar dan bangun ruang, tetapi jika dipelajari lebih lanjut ada beberapa hal mencolok yang membuat berbeda. Berikut ini perbedaan bangun datar dan bangun ruang yang perlu kamu ketahui.

Dimensi

Sederhananya, bangun datar adalah bangun dua dimensi. Sesuai dengan namanya, berbentuk datar. Sedangkan bangun ruang adalah bangun tiga dimensi. Sesuai dengan namanya juga, memiliki bentuk beruang-ruang.

Jika digambarkan, bangun datar hanya terdiri dari sumbu x dan y. Sedangkan bangun ruang, memiliki sumbu x, y, dan z.

Ukuran

Dari segi ukuran yang tampak, bangun datar hanya terdiri dari ukuran panjang dan lebar saja. Sementara bangun ruang, terdiri dari ukuran panjang, lebar, dan tinggi. Tinggi inilah yang membuat ia beruang.

Karena datar, maka bangun datar tidak memiliki ruang atau isi di dalamnya. Datar saja seperti sebuah permukaan benda. Contoh bangun datar di antaranya: 
  1. Persegi
  2. Persegi panjang
  3. Segitiga
  4. Belah ketupat
  5. Lingkaran
  6. Trapesium
  7. Jajar genjang, dan
  8. Layang-layang.

Bidang datar memiliki luas dan keliling. Luas merupakan wilayah suatu bidang datar tertentu dan keliling merupakan panjang keseluruhan sisinya. Tiap bidang datar memiliki luas dan kelilingnya masing-masing sehingga ada perbedaan rumus.

Misalnya saja, rumus untuk menghitung luas segitiga siku-siku adalah ½ x a x t. Berbeda dengan rumus luas persegi panjang, yakni p x l. 

Apakah bangun ruang memiliki luas? Bangun ruang juga memiliki luas yang dinamakan dengan luas permukaan. Permukaan bangun ruang bentuknya juga beragam dan pasti bidang datar sehingga luasnya mengikuti bentuknya.

Volume

Tidak seperti bangun datar, bangun ruang memiliki ruang atau isi di dalamnya. Bisa untuk menampung sesuatu seperti air atau tanah, misalnya. Sehingga, bangun ruang memiliki volume. Contoh bangun ruang di antaranya:
  1. Kubus
  2. Bola
  3. Balok
  4. Limas
  5. Prisma
  6. Kerucut, dan
  7. Tabung.

Keterkaitan

Dilihat dari sisi keterkaitannya, bangun datar hanya berdiri sendiri. Misalnya, bangun datar persegi, hanya sebuah persegi saja. 

Berbeda dengan bangun ruang yang terdiri dari beberapa bangun datar di dalamnya yang saling terkait. Misalnya, bangun ruang tabung. 

Tabung memiliki bentuk alas lingkaran. Nah, ruang tabung tersebut sebenarnya terdiri dari tumpukan bidang datar lingkaran hingga mencapai ketinggian tertentu.

Kesimpulan

Setelah melihat penjelasan antara bangun datar dan bangun ruang di atas, dapat disimpulkan perbedaan di antara keduanya, antara lain:

  1. Dimensi, bangun datar berupa dua dimensi sementara bangun ruang tiga dimensi.
  2. Ukuran, bangun datar memiliki panjang dan lebar sementara bangun ruang memiliki panjang, lebar, dan tinggi.
  3. Volume, bangun datar tidak memilikinya sementara bangun ruang memilikinya.
  4. Keterkaitan, bangun datar hanya berdiri sendiri sementara bangun ruang terdiri dari kumpulan bangun datar yang mengisi ruang.

Itulah perbedaan bangun datar dan bangun ruang. Semoga dengan penjelasan singkat di atas, kamu semakin mudah untuk mengenali mana yang bangun datar dan mana yang bukan.

Lebih baru Lebih lama