Belajar Membuat Infografis : Resep Menang Lomba

Daftar Isi [Tampil]

Belajar Membuat Infografis
Infografis ini pernah menang Juara 1 sebagai pendukung Lomba Menulis Artikel FoSSEI


Ada banyak bentuk pengemasan dari sebuah ide dan gagasan yang ingin kita lombakan. Umumnya, lomba menulis pasti akan kental dengan tulisan. Lomba debat, ya pasti debat. Lomba melukis, tentu lekat dengan gambar-menggambar.

Sama-sama menuangkan ide, namun beda pengemasan.

Pada kesempatan kali ini saya akan lebih berfokus pada pengemasan ide di dalam lomba menulis.

Apa saja yang dibahas? Tentu resep rahasia agar sobat bisa menang lomba menulis. Salah satu resep rahasia yang disukai juri adalah dengan menyajikan ide semenarik mungkin.

Bagaimana penyajian ide yang menarik? Sobat bisa lakukan dengan belajar membuat infografis.

Menurut NeoMam Studio, sebuah studio yang menggeluti dunia pembuatan infografis digital di Manchester City, berpendapat bahwa Infografis digital dipilih karena dua alasan utama. Pertama, infografis lebih menarik perhatian karena masyarakat cenderung menyukai konten visual yang menarik, mudah dimengerti, serta menghibur.

Kedua, infografis itu lebih mudah dimengerti dan diingat karena poinnya yang ringkas ketimbang informasi yang hanya diisi dengan teks saja. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Barbara M. Miller dan Broke Bannet dalam majalah Newspaper Research Journal (NRJ), tahun 2010. Menurutnya, infografis lebih efektif dalam  memudahkan pembaca untuk memahami sebuah konten tanpa harus kesulitan menganalisa teks informasi itu sendiri.

Masih mau bertanya "Emang infografis penting?" Hem ya sudahlah lupakan tulisan saya ini.

Pada tulisan saya yang membahas tentang bedah contoh esai ilmiah, saya sudah secara blak-blakkan menyebut resep rahasia tersebut. Percaya deh, juri itu juga manusia biasa. Kebanyakan orang lebih menyukai poin ringkas yang didesain dengan menarik, ketimbang hanya tulisan sepanjang jalan kenangan doang. Kecuali, kalo jurinya beda dari yang lain hihi.

Dengan adanya penambahan desain, gambar atau infografis, karya sobat akan mendapatkan nilai plus di mata juri. Bagaimana cara membuat desain infografis? Tentu akan kita kupas tuntas di paragraf-paragraf berikut ini.

Belajar Membuat Infografis, Resep Menang Lomba

belajar membuat infografis
Contoh Infografis


Mengenal Infografis

Infografis sendiri merupakan kata serapan dari Bahasa Inggris, infographics.

Infographics singkatan dari information dan graphics

Sederhananya, infografis ini merupakan bentuk penyajian informasi yang kompleks dituangkan secara visual kepada pembaca agar dapat dipahami dengan mudah.

Ada dua jenis format infografis yang dipublikasikan yakni infografis statis dan dan infografis dinamis.

Infografis Statis

Infografis statis adalah jenis infografis yang kita kenal secara umum seperti desain gambar statis yang berisi teks, tabel dan ilustrasi atau gambar. Infografis inilah yang sering kita lihat pada banner penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sering nangkring di depan kantor Kepala Desa, gitu sih kalo di desa saya.

Atau infografis-infografis lainnya yang biasa di pajang di pinggir jalan. Sering merhatiin enggak? Saya anggap teman-teman semua berkata iya hehe.

Infografis yang berupa banner, selebaran atau brosur merupakan bentuk infografis statis yang sudah dicetak. Kalau infografis digital lekat banget dengan literasi digital, di mana informasi ini tersebar melalui online. Kita bisa lihat pada contoh infografis penyebaran pasien positi corona di Indonesia. Berhubung lagi corona, rasanya sangat kecil kemungkinan jika sobat belum pernah membaca infografis mengenai corona. Lho wong kan infografisnya banyak tersebar melalui televisi hingga media sosial.

Infografis Dinamis

Infografis dinamis lebih dikenal sebagai motiongraphic. Infografis yang berbentuk video yang berisikan animasi (visual bergerak) dengan alur yang membuat kita mudah untuk mengerti.

Motiongraphic memiliki keunggulan dari pada infografis statis, dimana penyajiannya tidak hanya berupa teks dan gambar, tetapi mengemasnya dengan bentuk video. Tentu hal ini tidak bisa kita peroleh di infografis statis.


Infografis dinamis perlu adanya skill video editing. Cakep banget jika sobat menguasai keduanya antara desain infografis statis dan infografis dinamis.

Kita belajar ya pelan-pelan, dimulai dari belajar membuat infografis statis dulu.


Agar menyamakan persepsi pada tulisan ini, infografis yang akan kita bahas adalah infografis statis. Jadi, ketika paragraf-paragraf berikutnya saya hanya menyebut kata "infografis" itu artinya yang saya maksud adalah infografis statis. Okey? Let's go.

Elemen-elemen Desain Infografis

Ada beberapa elemen yang ada pada desain grafis. Berikut ini saya rangkum elemen yang mencoloknya saja, mungkin di lain artikel bisa dijelaskan secara detail.

1. Konten/Informasi

Kalau di blog, content is a king, maka desain grafis juga punya point of view yang menjadi rajanya yakni konten atau informasi yang ingin disampaikan.

Menurut hemat penulis, ada dua jenis informasi yang bisa dicantumkan yakni bisa berupa teks atau gambar pendukung. 

Namun, dalam pembuatannya perlu keseimbangan antara gambar dan teks agar tidak saling tumpang tindih. Oiya, khusus teks usahakan hanya memakai sedikit font untuk digunakan. Maksimal tiga, jika lebih cobalah untuk disesuaikan.

Gambar juga begitu, jangan sampai informasi yang dicantumkan penuh dengan gambar.

2. Ukuran

Ukuran merupakan seberapa besar atau kecil suatu hal. Perbandingan ukuran antar objek perlu sekali diperhatikan agar komposisi desain grafis menjadi enak untuk dipandang mata.

Ukuran yang perlu diatur mulai dari teks untuk judul, teks untuk isi, dan teks yang kurang penting. Ada seninya lho untuk mengatur mana ukuran yang ingin ditonjolkan dan yang kurang ditonjolkan. Begitu pula pada komponen objek lainnya baik gambar pendukung atau shape (bentuk komponen lain).

3. Pewarnaan

Sebenarnya saya kalo mendesain main cocok-cocokkan aja sih sama pewarnaan. Namun, satu hal yang menjadi prinsip mutlak bagi saya yakni latar gelap, isi konten harus terang (begitu juga sebaliknya). 

Sebenarnya ada banyak tips-tips menarik lainnya soal perpaduan warna. Berhubung saya pemain desain yang masih pemula, coba sobatkus pakai prinsip sederhana saya itu tadi dulu ya hehe.

Belajar Membuat Infografis Melalui HP


"Memiliki cita rasa seni yang bagus memang merupakan sebuah talenta, namun untuk bisa menghasilkan desain yang bagus diperlukan suatu kepiawaian. Kepiawaian bisa didapat melalui ketekunan dan usaha keras." -Anonim


Sebelum melangkah lebih jauh ke cara membuat infografis melalui HP, ada baiknya saya sedikit membocorkan step dalam membuat desain infografisnya. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan konten atau informasi yang jelas untuk dituangkan ke dalam infografis.
  2. Menentukan konsep dan tujuan desain.
  3. Mengumpulkan referensi dan bahan desain untuk infografis.
  4. Eksekusi
  5. Revisi
  6. Selesai


Membuat Infografis di Canva

cara membuat infografis di canva di hp
Belajar membuat infografis di Canva

Pada bagian ini saya akan menjelaskan secara sederhana tentang cara membuat infografis melalui canva. Oke cekidott beb..

Langkah-langkah sederhana belajar membuat infografis di canva, yaitu:

  1. Download aplikasinya di penyedia aplikasi resmi di HP kamu sob
  2. Daftar dulu di Canva, sign up bahasa kerennya
  3. Udah daftar? Masuk ke dashboard awal si canva
  4. Ada banyak pilihan, jika ingin cepat tinggal langsung klik template infografisnya
  5. Kemudian, kamu harus kreatif dengan mengedit konten infografis
  6. Jika suda selesai mengedit, klik ikon download
  7. Tadaa desain infografis kamu siap untuk digunakan
Baiklah itu tadi 7 langkah sederhana membuat desain infografis di Canva. Selebihnya saya serahkan kepada kamu untuk berekspresi.

Membuat Infografis di IbisPaintX

cara membuat infografis di hp

IbisPaint X merupakan aplikasi pertama saya untuk mengedit desain baik pamflet sederhana hingga infografis, tentu sebelum saya mengenal si canva.

Aplikasi ini tidak secanggih canva yang sudah ada template jadi dan ikon-ikon manis pendukungnya. Sobat perlu menyiapkan sendiri jika ingin menambah ikon pada saat mengedit di IbisPaint X ini. Tetapi, ada satu hal yang tidak dimiliki oleh canva, jadi aplikasi ini ada fitur kuas yang memungkinkan kita untuk berekspresi lebih.

Umumnya aplikasi IbisPaint X digunakan untuk menggambar ilustrasi seperti sketsa atau animasi dan lain-lain. Namun, tidak terbatas pada itu saja, buktinya saya masih bisa mengedit untuk desain infografis.

Nah, adapun langkah-langkah sederhananya untuk membuat infografis di HP melalui IbisPaint X adalah sebagai berikut:

  1. Download aplikasinya di penyedia aplikasi resmi di HP kamu sob
  2. Seinget saya gak perlu daftar, jadi tinggal masuk aja ke aplikasinya
  3. Di halaman awal kamu akan disapa dengan logo si IbisPaint X, klik galeri saya
  4. Di halaman kedua kamu akan bertemu dengan ikon tanda tambah, klik itu
  5. Kemudian, atur canvas sesuai yang kamu inginkan
  6. Desainlah sesuka kamu, eksplorasi mandiri ya hehe
  7. Setelah desain selesai, klik tanda panah mengarah ke kiri, klik simpan sebagai PNG
  8. Desain kamu siap untuk digunakan


Cara Membuat Infografis di PPT (Bonus doang, kali aja gak tau)


cara membuat infografis di PPT

Sebenarnya saya pengen lebih banyak lagi kasih bonusnya, namun satu aja cukup kali ya. Kepanjangan ntar artikelnya haha.

Kalo di laptop, saya sering mendesain itu pakai Corel Draw. Nah karena si corel terlalu kompleks untuk dibahas, saya akan bahas cara membuat infografis di PPT saja.

PPT atau Power Point tidak hanya digunakan sebagai alat bantu pendukung presentasi saja, bisa lebih dari itu. Saya bahkan pernah membuat video melalui PPT, bisa juga membuat infografis melalui PPT.

Lalu, bagaimana caranya? Cekidot kita bahas deh.

Rasanya hampir di setiap laptop pasti ada aplikasi Power Point ini. Cukup mudah caranya, berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi PPT kamu di laptop
  2. Atur ukuran yang kamu inginkan
  3. Desain konsep yang kamu inginkan. By the way, kalo di internet itu udah banyak banget penyedia template PPT secara gratis, jika ingin cepat boleh dicoba pakai.
  4. Masukan konten infografis.
  5. Save dulu biar gak hilang filenya hehe.
  6. Pilih menu File, kemudian klik Save as.
  7. Ubah nama file yang kamu inginkan.
  8. Di bagian Save as Type, pilih format PNG atau JPG. Kalo video tinggal pilih format WMV.
  9. Desain kamu siap digunakan

Mau informasi lebih lanjut mengenai cara membuat infografis di HP dan di Laptop ?

Baca di jalantikus.com

Tidak terasa sudah di ujung paragraf akhir, cukup sekian penjelasan mengenai Belajar Membuat Infografis : Resep Menang Lomba. Selamat berekspresi, semangat selalu ya :)

8 Comments

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)


  1. Aha! Satu poin yang saya inget di pelatihan membuat posdig kala itu: jangan lebih dari 3 jenis font. Dan di sini ditulis, alhamdulillah jadi diingatkan hehehe

    Saya dulu suka ketawa kalo ada yang bilang mau desain di PPT. Ternyata beneran bisa, dan banyak yang hasilnya bagus. :')

    ReplyDelete
  2. Baru tau di Canva ada template infografis, saya seringnya lewat laptop pake Photoshop sama Powerpoint. Meski menang lombanya dikit, tapi jadi punya banyak template desain dasar buat infografis ini, kecepatan desain pun jadi rada cepet.

    ReplyDelete
  3. memang nih, untuk menang lomba wajib banget menyajikan infografis sebagai pendukungnya. kadang ku juga buat pakai canva, tp lebih sering pakai AI sm photoshop :)

    ReplyDelete
  4. Salah satu cara paling efektif untuk menyeral informasi memang pake infografis. Kalau setiap tulisan diblog saya pake infografis, kayaknya keren. Tapi berhubung saya malas ngerjain, saya cuma pasang foto untuk kebutuhan thumbnail aja 😅

    ReplyDelete
  5. Ini next peer banget yg lg dipelajari buat isi blog lebih Eye catching.

    Menantang bgt emang. Butuh penuh kreativitas dan ide yg liar. Masih perlu latihan bnyk nih

    Ibis udah tak donlot jg, tp masih blm bisa makenya nih

    ReplyDelete
  6. Kalo lihat info lomba dari gambar yang lengkap aja memang lebih enak ya dari pada harus baca keterangan yang panjaaang, hehe..

    IbisPaint, duh aku pernah download karena lihat gambarnya mbak Muyyas, tapi abis lihat tools nya, keknya ini memang butuh dipelajari satu-satu dan kudu praktek terus supaya paham dan bisa bikin gambar yang bagus, tapi belum sempet belajar, app nya udah ku hapus karena full memori, huhu :D

    ReplyDelete
  7. Saya biasanya pakai canva untuk buat infografis. Udah gitu bisa niru gayanya jg yg udah ada hehe. Soalnya saya tuh suka lama sama desain. Jadinya suka niru yg udah ada aja. Keren mba tipsnya makasih sharingnya.

    ReplyDelete
  8. Kalo aku biasanya pake canva buat infografisnya tapi kadang mager karena butuh waktu lama desainnya jadi suka apa adanya huhuhu, penting banget y ternyata menerapkan infografis ini, thank you ilmunya ya mba

    ReplyDelete

Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Previous Post Next Post