Contoh Pelatihan Kreativitas Lengkap dengan Materi + Tujuan

Daftar isi [Tampil]
Baca juga:
Contoh Pelatihan Kreativitas
Contoh Pelatihan Kreativitas

Pelatihan kreativitas merupakan tempat latihan untuk membuka peluang dalam mengeluarkan gagasan baru tanpa adanya batasan asalkan masih rasional. Gagasan yang muncul bisa dikembangkan untuk membangun bisnis semakin maju. Adapun contoh pelatihan kreativitas biasa diterapkan dalam perusahaan baik swasta maupun negeri, UMK, dan masih banyak lagi. 

Contoh Pelatihan Kreativitas

SDM merupakan aset yang paling berharga, kualitas SDM menentukan masa depan suatu negara, oleh sebab itu pelatihan diperlukan untuk meningkatkan kualitas serta kreativitasnya. Pelatihan diberikan kepada target dengan materi yang bermutu dan berfokus sangat efektif untuk mencapai tujuan. 

Contoh Pelatihan Kreativitas agar Bisa Berpikir Lebih Kreatif dan Inovatif

Di bawah ini ada contoh pelatihan kreativitas agar bisa berpikir lebih kreatif dan inovatif : 

Tujuan pelatihan : 

  1. Peserta mampu memahami fungsi otak kanan dan kiri. 
  2. Peserta mampu mengenali dan memahami diri sendiri sehingga meningkatkan keyakinan menjadi orang yang bisa berpikir kreatif. 
  3. Peserta dapat memikirkan ide kreatif secara terstruktur serta mampu memecahkan masalah di tempat kerja. 

Materi pelatihan : 

Tahap 1 mengenal konsep dasar kreatif

  1. Menguji kreatif diri dengan memunculkan pertanyaan "apakah saya termasuk orang yang bisa berpikir kreatif?". 
  2. Mengetahui dan mempelajari perbedaan inovatif dengan kreatif. 
  3. Memunculkan ide kreatif dengan melatih kombinasi otak kanan dan kiri. 
  4. Membantu peserta untuk memunculkan rasa percaya diri dan menghilangkan perasaan mental block dan self limiting habits. 

Tahap 2 mencoba memunculkan ide kreatif 

  1. Tahap identifikasi. Peserta diminta untuk membaca sebuah kasus, mengidentifikasi, memformulasikan, mengaitkan, dan menyebutkan alternatif solusi untuk memecahkan masalah yang dihadapi. 
  2. Tahap inkubasi. Pada tahap ini peserta diminta untuk istirahat sejenak dan mencari ketenangan untuk menata konsep dalam menemukan solusi masalah dan menciptakan solusi alternatif walaupun masih bersifat abstrak. Puncaknya peserta mampu menjelaskan gambaran solusi yang dipilih. 
  3. Tahap iluminasi. Peserta mampu memunculkan insight atau ide kunci solusi masalah. Peserta dapat membangun atau membuat ide baru dalam memecahkan masalah dari mengembangkan gagasan pertama yang didapat saat proses inkubasi. 
  4. Tahap verifikasi. Peserta dapat menerapkan gagasan yang telah ditemukan, mengevaluasi, dan mengoreksi apakah gagasan tersebut cocok dengan kasus yang dihadapi. 

Tahap 3 mengenal model teknik berpikir kreatif :

  1. Brainstorming merupakan tahap untuk memunculkan ide ide baru secara spontanitas dan ditulis di atas kertas. 
  2. Attribute Listing merupakan teknik berpikir kreatif dengan cara menemukan ide baru, memecahkan masalah, dan menemukan solusi terbaik.
  3. Force Relationship adalah teknik mencari ide intuitif dengan memanfaatkan rangsangan dari kata kata stimulus untuk membangunkan daya imajinasi. 
  4. Scamper merupakan teknik berpikir kreatif yang terdiri dari substitute, combine, adapt, magnify, put to other uses, eliminate, dan reverse. 
  5. Random words teknik berpikir kreatif dengan memikirkan ide secara acak. 
  6. Latihan. 

Tahap 4 proses inovasi : 

  1. Memulai inovasi dengan gagasan yang sudah ditemukan. 
  2. Mencoba untuk mengembangkan strategi bisnis yang paling efektif dari ide kreatif yang sudah terbentuk. 
  3. Menerapkan rencana pengembangan bisnis yang sudah ditentukan. 
  4. Menanggalkan atau menolak rencana yang dirasa tidak sesuai. 
  5. Latihan keterampilan individu dimana peserta diminta untuk mengambil satu masalah dalam pekerjaan dan menyelesaikan masalah tersebut dengan pemikiran kreatif serta inovatif. 

Tujuan Pelatihan Kreativitas

Secara umum tujuan dari pelatihan kreativitas diantaranya : 
  1. Mampu memahami fenomena perubahan dan perkembangan ekonomi yang terjadi di Indonesia. 
  2. Mendorong dan memberikan latihan untuk menjadi lebih kreatif dan berani menghadapi kegagalan. 
  3. Memberikan dukungan untuk semua gagasan yang dikeluarkan setiap individu. 
  4. Memberikan kesempatan pada setiap kreativitas yang berhasil diciptakan dan dikembangkan. 
  5. Mampu menjelaskan antara produktivitas dengan kreativitas. 
  6. Mampu menciptakan inovasi baru yang berguna dalam perkembangan bisnis atau pekerjaannya. 

Tujuan dari contoh pelatihan kreativitas dapat berubah tergantung dengan siapa pesertanya. Misalnya peserta adalah ibu ibu rumah tangga, maka tujuannya bisa berubah untuk mendorong ibu ibu rumah tangga menjadi lebih aktif dan bisa menciptakan sebuah produk baru bernilai ekonomis, seperti mendaur ulang koran bekas dan sampah plastik menjadi kerajinan tangan. 

Contoh pelatihan kreativitas bisa membantu kamu yang sedang menyusun materi untuk disampaikan kepada peserta pelatihan. Manfaat dari berpikir kreatif adalah mampu menciptakan inovasi baru dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Itulah tadi sedikit informasi seputar training kreatif semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan. Terima kasih. 

Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Lebih baru Lebih lama