Pengertian, Kegunaan dan Cara Membuat Flowchart

Daftar isi [Tampil]
Cara Membuat Flowchart
Pengertian, Kegunaan dan Cara Membuat Flowchart

Berbicara mengenai cara membuat flowchart, tentunya harus dipahami dengan baik terlebih dahulu agar bisa membuatnya dengan benar. Biasanya kepentingan dalam membuat flowchart itu ada di perusahaan atau juga organisasi baik itu berbasis sosial ataupun juga yang mencari keuntungan.

Bagi orang-orang yang berhubungan dengan kedua hal tersebut tentunya harus mengerti dan memahami mengenai flowchart tersebut dengan benar. Dengan mengerti mengenai flowchart dengan baik, maka kamu akan bisa mengerti maksud dan tujuan dari pembuatan flowchart.

Hal tersebut akan sangat membantu kamu untuk membuat flowchart yang terbaik dan juga yang bisa mudah untuk dipahami, karena pada dasarnya harus dibuat simpel. Dan berikut ini kami akan jelaskan mengenai diagram alur tersebut agar supaya kamu bisa memahaminya dengan baik.

Apa Itu Flowchart?

Flowchart adalah sebuah diagram yang berisikan beberapa blok dan kotak persegi panjang dengan tanda panah yang menghubungkannya. Di dalam kotak tersebut berisikan langkah demi langkah dari sebuah prosedur ataupun sistem yang diberlakukan oleh perusahaan dan organisasi. Di dalam diagram tersebut pun akan terdapat informasi soal dokumen yang harus dibawa di setiap proses.

Kegunaan Flowchart

Setelah kamu sudah tahu mengenai apa itu flowchart, maka selanjutnya kamu perlu tahu juga soal kegunaan dari flowchart tersebut. Dengan begitu kamu bisa membuatnya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh perusahaan dan organisasi dalam membuat flowchart tersebut. Dan berikut ini kami akan jelaskan apa saja sih kegunaan dari flowchart tersebut yang mungkin tidak banyak orang tahu.

1. Membuat Visualisasi Sebuah Sistem atau Prosedur

Kegunaan yang paling pertama dan yang utama itu adalah untuk memvisualisasikan sebuah sistem atau prosedur yang ditentukan oleh suatu organisasi atau perusahaan. Dengan adanya diagram tersebut orang jadi tahu bagaimana prosedur dari suatu kegiatan, baik itu orang dalam atau orang luar.

Jadi kegunaan yang pertama adalah memberikan informasi mengenai suatu prosedur, mulai dari langkah, dokumen dan tempat melakukannya.

2. Membuat dan Menyempurnakan Sistem

Kegunaan yang kedua adalah sebagai salah satu alat yang bisa dipergunakan untuk membuat dan juga menyempurnakan suatu sistem. Dengan diagram ini kamu akan bisa membuat suatu sistem dengan lebih urut dan juga bisa menyempurnakan juga nantinya.

Karena dengan dibuatnya flowchart tersebut nanti akan terlihat di mana kekurangannya dan kamu akan bisa menyempurnakannya.

3. Menjadi Sebuah Kerangka Berpikir

Kegunaan yang ketiga adalah sebagai sebuah sistem dalam berpikir, baik itu dalam menentukan keputusan ataupun eksekusi ide. Jadi flowchart ini pun bisa dipakai sebagai salah satu kerangka berpikir untuk menemukan solusi dan juga membuat perencanaan.

Cara Membuat Flowchart

Untuk membuat flowchart sendiri kamu perlu mengetahui dulu cara membuat flowchart yang benar seperti apa, ini akan menentukan kualitas flowchart. Apabila kamu membuatnya dengan benar atau memakai langkah yang benar, maka kualitas flowchart tentunya akan lebih baik. Dan berikut ini kami akan jelaskan apa saja sih langkah umum yang perlu dilakukan untuk membuat flowchart ini.
 
  • Langkah yang pertama adalah kamu harus mengetahui dulu setiap langkah dan juga proses dari prosedur yang ingin dibuat. Kemudian kamu urutkan setiap langkah tersebut dan kemudian buatlah dulu kotak dalam lembar kerja dan kemudian buat tkamu panah sesuai urutan.

    Kalau dalam membuat perencanaan, maka kamu perlu membuat dulu topik utamanya yang menjadi dasar berpikir dan tujuan. 

  • Langkah yang kedua adalah kamu mulai jabarkan setiap prosesnya, dan kemungkinan yang mungkin terjadi pada setiap proses. Biasanya ada kemungkinan satu proses akan bercabang menjadi 2, hal ini sama juga dengan ketika kamu membuat perencanaan.

    Nah setelah itu kamu buah panah yang sesuai apabila mungkin ada kemungkinan proses lain terjadi pada satu proses tersebut.

  • Langkah yang ketiga adalah kamu pikirkan juga dokumen yang mungkin diperlukan untuk setiap proses yang ada pada prosedur tersebut. Bila dalam membuat perencanaan, maka bisa saja kamu pikirkan juga langkah kecil yang akan bisa mencapai tujuan kecil untuk mencapai tujuan utama.

  • Terakhir, cek kembali apakah semua komponen sudah terpenuhi dan setiap alur sudah tepat, dan ini memungkinkan adanya penyempurnaan.
Demikian penjelasan mengenai pengertian, kegunaan, dan cara membuat flowchart. Semoga artikel kali ini bermanfaat ya.

Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Lebih baru Lebih lama