Hobi Menulis? Yuk Kirim Karyamu ke Media Massa Berikut Ini

Media Cetak

Sekarang lagi musim si Corona kan? Lagi #dirumahaja dong. Ingin tetap produktif dan menghasilkan uang ? Boleh banget untuk mencoba mengirimkan karya pada beberapa alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid. Beberapa diantaranya menerima karya berupa Puisi, Cerpen, Esai dan lain-lain. Daftar ini saya peroleh dari beberapa broadcast teman-teman se-dunia sastra. Banyak diantaranya diperoleh dari hasil referensi oleh kak Esha Tegar Putra seorang penyair Indonesia. Ada juga kak Isbedy Stiawan Zs yang aktif menulis sastra asal Lampung ini.

Tanpa panjang lebar, yuk segera meluncur.

1. Kompas

Kompas merupakan portal web ternama di Indonesia. Sudah tidak diragukan lagi kualitas dari tulisan-tulisan yang dimuat di dalam media kompas ini. Ett tapi jangan takut untuk mencoba. Yuk kirimkan karyamu ke alamat email Redaksi Kompas yaitu opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Di Kompas sendiri, cerpen dihargai dengan honor Rp. 1.400.000, puisi Rp. 500.000. Honor tersebut akan diberikan (trasfer) setelah 2 atau 3 hari sejak karya sobat tayang di medianya mereka.

2. Koran Tempo

Koran Tempo ? Tidak kalah ternama dengan sahabat-sahabatnya yang lain. Koran Tempo juga banyak menyajikan berita, artikel, opini yang apik dan aduhai. Bagi sobatKus boleh banget jika mau mencobanya. Kirim ke alamat email redaksi Koran Tempo yaitu ktminggu@tempo.co.id
Kalau di Koran Tempo cerpen sobat akan dihargai tergantung panjang dan pendeknya. Honor cerpen biasanya Rp. 700.000, kemudian honor untuk puisi Rp. 600.000, ada juga yang Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000. Honor akan dibayarkan setelah 2 mingguan tayang di Koran Tempo.

3. Jawa Pos

Pengen nyoba kirim ke Jawa Pos? Bisa banget kirim ke alamat email redaksinya yaitu
ari@jawapos.co.id

Adapun untuk honor cerpen berkisar diantara Rp 900.000 hingga Rp. 1.000.000,- (dipotong pajak), kemudian untuk honor puisi Rp. 500.000. Honor akan ditransfer setelah 1-2 minggu karya dimuat di Jawa Pos.

4. Suara Merdeka

Banyak sekali media massa yang menerima massa yang menerima karya seseorang, salah satunya Suara Merdeka. Teman-teman bisa mengirimkan karya ke alamat email redaksi Suara Merdeka yaitu swarasastra@gmail.com

Kirimkan karya sobat baik berupa cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan beserta foto close up sobatKus. Syarat untuk cerpen maksimal 10.000 karakter termasuk spasi. Adapun honor cerpen sobat akan dihargai dengan uang Rp. 300.000,- (dipotong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak). Kemudian, segera hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor ketika karya sobat dimuat dan jangan lupa tanggal pemuatannya ya. Honor sobat bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda (jika ada).

5. Media Indonesia

Sering ditolak atau tidak diterima oleh media massa ? Jangan patah semangat, yuk dicoba lagi. Nah ini ada Media Indonesia, bisa dicoba siapa tau beruntung.
Alamat email redaksi Media Indonesia: cerpenmi@mediaindonesia.com, cerpenmi@yahoo.co.id
Naskah berupa cerpen maksimal 9.000 karakter. Kemudian, untuk honor cerpen dihargai dengan Rp. 500.000,- dipotong pajak. (referensi dari Yetti A.Ka, Benny Arnas, Sungging Raga, dkk)

6. Republika

Sering baca-baca artikel di Republika ? Punya naskah cerpen, puisi atau sajak, atau esai yang sudah siap kirim tapi bingung mau kirim kemana? Yuk dicoba kirim ke Republika.
Adapun untuk alamat email redaksi Republika, bisa dikirim ke sekretariat@republika.co.id atau islamdigest@redaksi.republika.co.id

7. Suara Karya


Untuk Suara Karya bisa kirim ke alamat email redaksinya yaitu ami.herman@yahoo.com

8. Jurnal Nasional

Ada Jurnal Nasional yang juga menerima karya. Bisa dikirim ke alamat email redaksinya yaitu tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com

Honor cerpen akan dihargai Rp. 400.000,- (potong pajak), kemudian hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

9. Pikiran Rakyat

Alamat email redaksi Pikiran Rakyat: khazanah@pikiran-rakyat.com

10. Solo Pos

Pengen karyamu dimuat di Solo Pos yuk kirim segera ke Email: redaksi.minggu@solopos.co.id / redaksi@solopos.co.id

10+ Sumatera Ekspres

Ini bonus untuk teman-teman yang berada di wilayah Sumsel. Berhubung saya orang Sumsel, mohon maaf untuk bagian ini saya terakan secara lengkap ya. Untuk beberapa media di atas, coba dibantu dicari lagi untuk format pengirimannya hehe ^_^

Soalnya saya pengen banget ngirim ke media yang ada di kota saya, tapi belum kesampaian terus sih hehe.

Adapun syarat karya tulis yang ingin dimuat di Sumeks yaitu:
- Berupa teks (ms. Word)
- Opini/Kritik/Saran/Artikel
- Terdiri dari 5-8 Paragraf
- Tema Bebas (Disaranakan mengenai Pendidikan & Sosial Masyarakat/Pemerintahan)

Ketentuan Khusus:
1. Penulis merupakan mahasiswa aktif di sumatera selatan
2. Melampirkan Biodata (ms. Word) berisi: Nama Lengkap, Tanggal Lahir, No HP, Jurusan, Semester, Kampus
3. Melampirkan Foto (jpg/jpeg) Tampak Depan 
- Separuh Badan Resolusi tinggi (background dan pakaian bebas, disarankan pakaian formal/almamater).
-Boleh lebih dari 1 foto.
4. Karya Tulis, Biodata, dan foto ke email suarakampus.sumeks@gmail.com.
5. Suara Kampus akan terbit setiap hari Selasa di Harian Sumatera Ekspres.
- Karya tulis diterima SETIAP HARI
- Penerbitan ditentukan berdasarkan urutan pengiriman dan kualitas isi karya tulis.

10++ Tribun News


Sebenarnya saya mau menuliskan cara mengirimkan karya ke Tribun Sumsel, berhubung saat ini belum saya peroleh linknya gakpapa dicoba yang tingkat nasionalnya ini aja dulu.

Jika ingin mengirimkan tulisan di Tribunnews, pertama sobat perlu mendaftar akun tribunnews dulu di website resminya. Ada dua kategori tulisan yang dimuat yaitu Citizen Reporter dan Citizen Article.

CITIZEN REPORTER


Setelah login, anda bisa mengirimkan tulisan pendek (maksimal 500 karakter) tentang peristiwa atau kejadian misalnya kemacetan lalu-lintas, kecelakaan, bencana alam, peristiwa kriminal, kenaikan harga barang, dan kegiatan acara serimonial, kebijakan pemerintah, siaran pers, agenda acara.

Caranya klik tautan TULIS LAPORAN KLIK DI SINI yang ada di kotak citizen reporter, atau di halaman profil anda.

Anda juga bisa mengirimkan tulisan (Citizen Reporter) melalui media lain seperti:
- SMS ke no 081281777111
- Kirim email ke citizen@tribunnews.com
- Kirim faximilie ke 021-5359523
- Telepon ke 021-5359525

KIRIM TULISAN (CITIZEN ARTICLE)


Bila Anda ingin melanjutkan untuk mengirim tulisan dan bentuk bentuk artikel (bukan laporan pendek/ Citizen Reporter), klik menu KIRIM TULISAN di bagian kiri-atas, di bawah Kanal Rubrik. Maka akan muncul boks "Tulis Artikel" yang terdiri dari: Judul, Sub-Judul, Intro, Isi Tulisan, Tag, Kutipan, Upload Image, Sumber Foto, dan Keterangan Foto. Klik tombol "Simpan" untuk mengirim tulisan.

10+++ Sriwijaya Post

Sriwijaya Post menerima naskah artikel dari pembaca yang ditulis dengan kriteria antara lain; Tema yang dituangkan dalam tulisan merupakan isu mutakhir, ditulis dengan bahasa yang lugas, mudah dimengerti dengan sistem penulisan yang runut (tersistematis); tidak lebih dua setengah dua layar komputer Anda (2,5 halaman kuarto) spasi ganda.

Kalau tulisan Anda berkaitan dengan pendidikan, minimal 4 hari sebelumnya sudah kami terima untuk kami pelajari. Lampir fotocopi indentitas dan alamat lengkap. Alamatkan ke redaksi Sriwijaya Post Jalan Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang atau melalui email : sriwijayapost@yahoo.com.

Jika terjadi perubahan pada alamat email atau honor, boleh banget konfirmasi di bawah yah. Kalau kamu punya pengalaman dalam memuat karya boleh banget juga untuk diceritakan.
Terima kasih, selamat mencoba ya :D
Pict by: Freepik

21 Comments

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

  1. Mahal juga ya honornya.
    Menggiurkan banget. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya nih kak, yuk segera kirimkan tulisan terbaiknya😁

      Delete
  2. Luar biasa 10+++. Saya udah kebayang ketolak duluan sebelum mulai nulis :`)

    Btw honornya mantep juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nulis ini juga sebagai bahan untuk menampar diri sih kak, bukan berarti saya sudab mencicipi media massa itu semua hahaa

      Pengen mencoba, lumayan kan honornya😂

      Delete
  3. Belum berani kalau buat ngirim tulisan ke media. Masih cupu '_'? Wkwkwk.

    ReplyDelete
  4. kalo udah lihai sih mau nyoba wkwk.
    curhat bisa diterbitin kali yak

    ReplyDelete
  5. Wajib memantaskan dlu nih🤭 menarik bgt nih infonya :) hmm...bs ga ya? Hehee....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehe bener banget ni, memantaskan dulu dengan belajar😊

      Delete
  6. Kompas paling wow yah. Tapi kayaknya sulit banget bisa nembus tuh. Cerita teman untuk kolom opini rata2 yang ketrima yang emg peneliti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, byk sastrawan juga yang sering nulis disana. Saya sering baca karya2 di kompas, emang bagus banget dah hehe

      Tapi, gak ada yg gak mungkin. Usaha terus, belajar terus, siapa tau tembus😀

      Delete
  7. Salut untuk yang masih bertahan beli media cetak. Kalau saya terus terang sudah males, lebih pilih yang online karena aksesnya lebih mudah dan cepat. .😁

    Tapi bolehlah ini di-save kalo butuh "duit tambahan" . Makasih ya, Mbak. ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya salut sama yang sering beli yang hardnya, eh saya malah baca yang via internetnya malah duh

      Delete
  8. Jadi inget dulu sering banget kirim cerita ke koran dan majalah. Hehe. Lihat ini semua udah ngumpul jadi satu. Tinggal pilih aja nih. Hahaha

    ReplyDelete
  9. Wah sriwijaya post jugo nerimo tulisan yo
    Kapankapan gek ngirim ah
    La lamo dak ngirim ke koran

    Dulu zaman kuliah sering nian oadahal kirimkirim
    Sekarang lebih suka ke media online

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak sripo mudah tembusnya, kakak tingkat saya sering tulisannya di update disana

      Delete
  10. Dulu pas kuliah saya pernah kirim tulisan ringan di Suara Merdeka. Alhamdulillah dimuat. Dapat uang langsung buat traktir temen. Abis itu nyoba kirim lagi ternyata ga dimuat. Akhire males sampai sekarang. Pundungan anaknya, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah pernah nyicip untuk ngirim ke media cetak ya mbak, mantep tuh hehe

      Delete
  11. rasanya masih berat mau ngirim ke media-media ini deh, lah tulisanku sungguh sangat sederhana, hihi..

    ReplyDelete

Post a Comment

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Previous Post Next Post