-->

Corona Mewabah, Mari #dirumahaja


Corona ada dimana-mana, seperti kamu yang berkeliaran di kepalaku.
Hey tolong corona lenyap kau dari muka bumi ini.

Just intermezzo ya sob hehe

Kamu apa kabar ? Semoga kita semua sehat selalu yah. Jangan sakit, usahakan dijaga terus ya kesehatannya.

Sekarang Bumi kita sedang sakit, tolong kamu jangan. Apalagi kamu yang jauh disana.

Bumi sedang sakit apa kak ?

Sudah taukan kabar Bumi kita saat ini ? Bumi kita sudah tua, umurnya tak terhingga. Sekarang Bumi sedang terkena wabah penyakit. Kasian Bumi. Semoga Bumi tetap kuat ya. Mari berdoa untuk bumi kita yang tercinta ini.

Wabah penyakit yang sedang menyerang bumi akhir-akhir ini, dikenal oleh umat manusia dengan sebutan Virus Corona.

Virus corona ini adalah golongan virus yang menyerang sistem pernapasan pada manusia.

Sebenarnya virus corona ini sudah sering kita kenal seperti batuk-batuk, flu, bersin dan sejenisnya. Penyakit yang menyerang pernapasan kita itu namanya corona, hanya saja yang sedang merebak saat ini adalah virus corona dengan nama kerennya  Coronavirus Disease-19 atau COVID-19.

COVID-19 ini merupakan mutasi dari virus corona yang biasa menyerang manusia saat flu. Saat di tubuh manusia, virus ini sangat mudah untuk bermutasi. Sehingga sistem tubuh manusia memerlukan waktu yang lebih lama untuk memberikan respon imun. Mutasi itu perpindahan ya gaes. Karena si COVID-19 ini mudah banget bermutasi, mangkanya susah sekali ketahuan untuk orang yang terjangkit virus ini. Berbagai literasi mengatakan masa inkubasi virus ini membutuhkan waktu 14 hari, barulah kelihatan gejala-gejalanya.


Lalu, apa aja gejala-gejala pada virus ini ?

Dilansir dari situr Alodokter, ada 3 gejala utama yang dapat muncul pada COVID-19, yaitu:
  1. Demam tinggi
  2. Batuk
  3. Sesak napas
Ketiga gejala di atas merupakan gejala yang paling utama sering muncul pada seseorang yang terjangkit virus ini. Namun, ada juga gejala lainnya seperti nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah. Namun, gejala-gejala tersebut jarang terjadi pada pasien COVID-19.

Virusnya bisa menular yah?

Ya bisalah bambang wkwk
Virus ini dapat menular apabila terjadi kontak langsung/tidak langsung dengan orang/hewan/benda yang pernah terpapar oleh si COVID-19. Seperti:
  • Kontak langsung contohnya bersin, batuk, kontaminasi feses, bersentuhan, dan sejenisnya
  • Kontak tidak langsung contohnya memegang benda yang telah terkontaminasi oleh virus
Seperti yang saya tulis di paragraf sebelumnya,virus ini memiliki masa inkubasi selama 14 hari. Itupun gejala-gejala yang ditunjukkan tidak spesifik, bisa jadi hanya menunjukkan 1 gejala. Oleh sebab itu, yuk kawan-kawan kurangi aktivitas di luar rumah. #dirumahaja

Akhir-akhir ini banyak yang beramai-ramai untuk memeriksakan dirinya, padahal hanya batuk/pilek ringan saja. Ketika kamu menunjukkan gejala ringan tersebut, ada baiknya mengisolasi diri di rumah dulu, ketika sudah lebih dari 3 hari bahkan seminggu barulah datangi layanan kesehatan.

Oiya, virus itu sifatnya Self limiting disease atau kalau di-indo-in artinya dapat sembuh sendiri. Penting sekali kita menjaga pola hidup sehat, jangan sampai imun tubuh kita rendah. Seperti virus pada umumnya, si teman-teman COVID-19 lainnya pun biasanya bisa sembuh sendiri contohnya si virus yang menyebabkan Cacar.

Kamu tidak maukan tertular ? Apalagi menularkan, kasian orang-orang tak bersalah :(
Hiks sedih, yuk kita #dirumahaja

#DiRumahAja

Ketika kita #dirumahaja banyak hal yang dapat kita lakukan, selain rebahan sepanjang waktu. Pertama, kamu bisa membaca buku. Sayang sekali ketika kamu punya banyak buku tapi belum habis dibaca. Yuk bukunya dibaca (nampar diri sendiri).

Kedua, beres-beres rumah. Penting sekali menjaga kebersihan lingkungan, buang semua sampah-sampah yang menumpuk, buang pula benda-benda yang tak terpakai lagi. Jangan sampai rumahmu atau kosanmu menjadi basecamp para binatang menjijiqan hehe

Ketiga, kamu bisa produktif dengan melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan softskill.
Apa saja ? Sini saya kasih tau. Aktivitas tersebut seperti menulis, mendesain, menjahit, memasak, dan mero-kok *ehh.

Tolong kata terakhir me- itu jangan dilakuin ya bro. Sayangi paru-parumu :)

Keempat, berolahraga di rumah yang ringan-ringan saja. Kamu bisa jalan-jalan keliling rumah, sambil berjemur di bawah matahari pagi. Kamu juga bisa lakuin push up, sit up, jogging, squat, dan mungkin angkat beban.

Kelima, quality time bersama keluarga. Sayang banget kalo momen #dirumahaja hanya diisi dengan kegiatan rebahan-guling-guling-rebahan.

Tulisan ini disadur dari berbagai sumber.
Sumber paling utama: Notulensi Diskusi Regional FoSSEI Sumbagsel, 23 Maret 2020
Pict by: Pixabay

Update terbaru, kepo lebih lanjut!:

26 Responses to "Corona Mewabah, Mari #dirumahaja"

  1. #HidupKaumRebahan #UdahDirumahAja

    ReplyDelete
  2. tapi kondisi itu menimbulkan banyak dilema juga sih mba, untuk orang yg tidak punya penghasilan tetap. kalau mereka di rumah aja udah pasti ga ada sumber pemasukan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener kak. Saya belum nganalisis sedalam itu :(

      Bapak saya juga tulang punggung, kerja sendiri. Jadi keinget deh, semoga diberi lindunganšŸ˜Š

      Delete
  3. Cara penularan virus ini sungguh luar biasa juga ya
    Bisa lewat benda yang pernah disentuh oleh penderita
    Ngeri dan bikin katakutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu lho yang ditakutkan, soalny kita gak tau benda-benda yang kayak gimana yang udah terpapar virus. Kudu hati-hati kalo lagi keluar rumah nih kak.

      Delete
  4. Tetap selalu jaga kesehatan agar terhindar dari segala penyakit yang mengganggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penting! Karena kalo kita selalu menjaga pola hidup sehat, imun kita bakal lebih kuat dari virus. Semoga kita semua berada di bawah lindungan sang Maha Esa, Aamiin

      Delete
  5. Rebahan juga bisa produktif kok hehe. Sambil kerja lewat hp dan rebahan itu enak banget si wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rebahan is my life~~

      Itu sih yang sering diomongin para penganut aktivitas rebahan, emang enak banget wkwk

      Delete
  6. Hewan ternyata juga dapat terkena virus covid-19 ya, kak ?.

    Rasanya makin jadi paranoid karena ngga tau benda atau apa saja yang sudah terpapar virus mematikan tersebut ...
    Mau aktivitas apapun jadi muncul cemas duluan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, hewan juga berpotensi menularkan ke manusia. Huh itulah kudu berhati-hati kalo lagi di luar rumah hehe

      Delete
  7. Ayo #dirumahaja dan mari rebahan. Kapan lagi dengan rebahan kita bisa nyelametin Indonesia? Wkwkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuy ayo #dirumahaja, kalo semua kebutuhan ada mah enak-enak aja tinggal di rumah. Tapi, semua kebutuhan sekarang jadi srett

      Delete
  8. Kerja udah wfh tapi malah sakit tipes dan dirawat di RS. Udah 5 hari blm boleh pulaaang, pdhl tiap pagi ikutan takut kl liat perawat dan dokter saling bahu pakai jas hujan buat periksa ODP dan PDP. Huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh mbak semoga segera pulih kembali ya

      Delete
  9. Dirumah aja bikin kumpul am kluarga makin hangat. Jarang momen begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jarang banget, kalo saya sendiri sih anak rantau. Kalo momen kumpul-kumpul bareng keluarga paling pas libur panjang aja

      Delete
  10. huft, sedih pokoknya tiap buka sosmed dan media online isinya berita corona semua. semoga bumi lekas pulih dan bisa hidup seperti sedia kala.

    kasian yang #dirumahaja , bener sih bisa memutus rantai virus tapi jadi gak bisa cari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena gak semua bisa WFH.

    Aku sih termasuk yang bersyukur ya bisa dirumah aja dan WFH karena memang kerjanya jadi freelance writer, tapi aku ngerasa kayak dipenjara juga nih meskipun memang tiap hari di rumah. soalnya jadi gak bebas mau keluar, kan biasanya sering keluar meskipun sekedar nongkrong di cafe murah hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, sedih banget nih. Dimana-mana ngeposting tentang si corona ini. Cobalah yah Indonesia ini orangnya pada nurut, #dirumahaja gitu. Tapi, ya kudu dari pemerintah juga ngedukung rakyat kecil yg kalo gak bekerja gak makan, kan sedih rasanya :(

      Delete
  11. Semenjak virus ini masuk aku lebih berhati hati dan pola hidup sehat lebih teratur, sebelum ada virus aku jg selalu sedia hand sainitizer dan ketika ada virus semakin sedia hand sainitizer tapi sayang hand sainitizer mulai langka :"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu ngeliat hand sainitizer, kayak apalah gitu...eh sekarang duh langka banget ya mbak. Masker juga, adapun tapi mahal :v

      Delete
  12. Semoga kita tetep dalam perlindunganNya...stay di rumah aja.. Itu sementara hal sederhana yg bisa kita lakukan, cari kesibukan biar ga bosen.. Semoga badai pasti berlalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Badai pasti berlalu, yup bener cari kesibukan biar gak bosen hehe

      Delete
  13. Di rumah aja memang pilihan yang tepat, mengingat virus ini penyebarannya sangat cepat.

    Agak kecewa sih lihat banyak orang di negeri sendiri, banyak yang tetap beraktivitas di luar rumah. Kalau memang penting atau untuk kerja kan wajar. Nah ini banyak yang cuman nongkrong/jalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. thats right, yuk #dirumahaja. keluar kalo emang mendesak doang hehe

      Delete

Mari berkomentar dengan sopan, harap memberikan komentar sesuai postingan, dan mohon maaf dilarang menaruh link aktif, dsb. Terima kasih :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel